{"id":681,"date":"2021-09-03T20:34:24","date_gmt":"2021-09-03T13:34:24","guid":{"rendered":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/?p=681"},"modified":"2021-09-05T08:00:29","modified_gmt":"2021-09-05T01:00:29","slug":"women-in-engineering-talk-jilid-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/?p=681","title":{"rendered":"Women In Engineering Talk jilid 1"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada hari sabtu kemarin tepatnya tanggal 28 August 2021 pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan Women In Engineering Talk dengan topik yaitu &#8220;Female Engineers Share Experience in Oil and Gas Industry. Kegiatan Women In Engineering Talk atau WIE ini merupakan program kerja dari divisi keprofesian yang mana kegiataan ini bertujuan untuk sebagai sarana sharing pengalaman dari professional geofisikawati tentang peluang perempuan dalam oil and gas industry dan perbandingan pria dan wanita dalam posisi kepemimpinan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1920\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-688\" srcset=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1.png 1920w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1-300x169.png 300w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1-768x432.png 768w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1-1536x864.png 1536w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1-1200x675.png 1200w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-869-1-594x334.png 594w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini dihadiri oleh dosen teknik geofisika yaitu bu izaina sebagai pembina HMTG Mayapada lalu ibu Harnanti Yogaputri yang mana beliau bertindak sebagai moderator. Kegiatan ini diisi oleh pemateri yaitu bu Tania Mediana dan bu prillia aufa adriani. <\/p>\n\n\n\n<p>Acara dibuka dengan kata sambutan dari penanggungjawab kegiatan yaitu ririn meiga wulan ndari. Setelah kata sambutan, kemudian moderator kegiatan webinar ini awal nya dipegang oleh Dea Dahlia langsung diberikan kepada Bu Harnanti. Materi disampaikan pertama oleh bu Tania Mediana yang mana beliau sekarang bekerja sebagai GNG pertamina. Selama penjelasan berlangsung bu tania mengatakan bahwa GNG eksploitasi di pertamina tugasnya adalah memonitor pekerjaan dilapangan untuk sumur pemboran. Beliau berkata bahwa pekerjaan dia ini adalah disuruh menginterpretasi batuan yang sebesar kerikil yang mana data itu dibutuhkan untuk pemboran dan alat untuk mendeskripsikannya adalah mikroskop. Beliau juga menambahkan bahwa dalam perkerjaan beliau sebagai GNG eksploitasi ini beliau bisa bekerja 24 jam non stop. Apalagi kalau kita ingin menemukan suatu lapisan prospek itu kita harus standby ntah itu tengah malam ntah itu pagi hari kita harus standby. Baru saat lagi tidak menemukan lapisan prospek lagi, baru curi-curi waktu buat istirahat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1920\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-687\" srcset=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884.png 1920w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884-300x169.png 300w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884-768x432.png 768w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884-1536x864.png 1536w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884-1200x675.png 1200w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-884-594x334.png 594w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Bu Tania Mediana berkata selama didunia pekerjaan profesional, itu tantangannya sangat banyak. Diantara nya yaitu menemui orang baru, bekerjasama dengan orang yang berbagai usia dan berbagai latar belakang dan kita harus terbuka terhadap masukkan. Beliau memberitahu kepada kita saat mengejar target kita akan dituntut untuk memaksimakan perjuangan, harus bangkit jika mengalami kegagalan dan mencari segala kesempatan. Terakhir bu Tania menutup pemaparan materi dengan quote yaitu Fokus terhadap hal yang bisa kita kontrol dan jangan lupa selalu <em>think<\/em> <em>positive!.<\/em><\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/SS1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-685\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah pemaparan materi yang diberikan oleh bu Tania Meidiana, sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh bu prillia aufa adriani yang mana beliau saat ini bekerja di petronas sebagai <em>Resevoir geophysicts<\/em>. Pada kesempatan ini bu Prillia lebih menjelaskan tentang gambaran prospek kerja untuk wanita di minya dan gas itu seperti apa.<\/p>\n\n\n\n<p>Bu Prillia memaparkan bahwa di selurih dunia sekarang perempuan bekerja dibidang minyak dan gas bumi cuma 22% yang mana 27% nya itu berkerja ditingkat dasar, 17% di eksekutif senior dan 1% ceo. Dari dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi jabatannya maka kesempatan yang dimiliki akan semakin sedikit. Tantangan seorang wanita bekerja di dalam adalah pertama itu presepsi(preception) yang ada. Salah satu persepsi nya itu adalah laki-laki dirasa lebih kompeten daripada perempuann. Nah disini kita harus membutikan bahwa kita sebagai perempuan juga bisa bekerja sama baik seperti seorang laki-laki bekerja. Tantangan kedua yaitu self-doubt(meragukan diri). Hal ini dipengaruhi dari tantangan pertama karena perempuan merasa tidak bisa berkerja di teknik, lalu merasa tidak dbutuhkan di teknik dibandingkan laki-laki. Setelah kita sebagai perempuan harus dihadapi dengan 2 tantangan itu, datanglah satu tantangan lagi yaitu Difficult to be heard. Karena sudah ada presepsi perempuan lebih kompeten terus meragukan diri sendiri maka jadi kita sebagai perempuan takut untuk menyampaikan pendapat dan tidak didengarkan pendapatnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1920\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-690\" srcset=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890.png 1920w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890-300x169.png 300w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890-768x432.png 768w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890-1536x864.png 1536w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890-1200x675.png 1200w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Screenshot-890-594x334.png 594w\" sizes=\"auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari situ bu prillia mengatakan kita lah yang bertanggungjawab atas tantangan dan propek lapangan kerja yang ada bagi perempuan itu sendiri. Kita harus bisa mengotrol hati, pemikiran dan aksi. Selain itu kalian sebagai wanita juga pasti selalu mempunyai kesempatan. Tapi walaupun itu balik ke diri kita tapi kita tidak harus merasa sendiri karena kalian sebagai wanita pasti akan memiliki dukungan juga dari perempuan yang sudah bekerja, partner dan orang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pemaparan materi yang berharga dari kedua pembicara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi  tanya jawab. Pada berlangsung cukup lama karena cukup banyak nya pertanyaan yang dilakukan oleh peserta. Setelah itu baru ditutup dengan sesi dokumentasi.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"2880\" height=\"1625\" src=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-689\" srcset=\"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1.png 2880w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-300x169.png 300w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-768x433.png 768w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-1536x867.png 1536w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-2048x1156.png 2048w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-1200x677.png 1200w, https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/slide1-1-594x335.png 594w\" sizes=\"auto, (max-width: 2880px) 100vw, 2880px\" \/><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Divisi Pusat Data<br>Departemen Media Informasi dan Komunikasi<br>BPH HMTG MAYAPADA 2020\/2021<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada hari sabtu kemarin tepatnya tanggal 28 August 2021 pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan kegiatan Women In Engineering Talk dengan topik yaitu &#8220;Female Engineers Share Experience in Oil and Gas Industry. Kegiatan Women In Engineering Talk atau WIE ini merupakan program kerja dari divisi keprofesian yang mana kegiataan ini bertujuan untuk sebagai sarana sharing pengalaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":686,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[4,34],"tags":[],"class_list":["post-681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-event","category-wie","clearfix","post-index","fader"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/pembukaan-1.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=681"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":790,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/681\/revisions\/790"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/686"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hmtg.tg.itera.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}